KALTIMVOICE.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mendorong seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah itu untuk terus meningkatkan kualitas produk, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi modern dalam memperluas jangkauan pemasaran guna memperkuat perekonomian daerah.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Margono Hadi Sutanto, menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran yang sangat strategis sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat sekaligus pembuka lapangan kerja lokal.
“Para pelaku UMKM bukan hanya sekadar menjalankan usaha harian, melainkan penggerak nyata ekonomi masyarakat, pembuka lapangan kerja, serta bagian penting dari pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Margono saat mewakili Bupati PPU Mudyat Noor dalam peringatan HUT ke-2 Himpunan UMKM Taman Alun-Alun (HUTA) PPU di Alun-Alun Penyembolum, Penajam, Sabtu malam.
Ia menekankan bahwa keberadaan HUTA PPU selama dua tahun terakhir menjadi bukti nyata dari semangat, kebersamaan, dan ketahanan para pelaku usaha lokal dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Di balik aktivitas perdagangan sehari-hari, terdapat perjuangan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai pendidikan anak, hingga meningkatkan kesejahteraan hidup.
Oleh karena itu, Pemkab PPU mengajak seluruh anggota HUTA untuk tidak mudah menyerah dan terus adaptif terhadap perkembangan zaman. Peningkatan daya saing melalui kualitas produk, pembenahan pelayanan, serta digitalisasi pemasaran dinilai menjadi kunci utama agar UMKM lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.
Margono juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kawasan Alun-Alun Penyembolum sebagai pusat kegiatan ekonomi kerakyatan yang nyaman dan tertata. Aspek kebersihan, kerapian lingkungan, serta pelayanan yang ramah kepada pengunjung harus terus dijaga demi mempertahankan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi wisata kuliner dan ruang publik utama masyarakat.
“Jadikan Taman Alun-Alun Penyembolum bukan hanya sebagai tempat masyarakat berkumpul, tetapi juga sebagai salah satu ruang tumbuhnya ekonomi kerakyatan, pusat kuliner, dan kebanggaan masyarakat Penajam Paser Utara,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Sementara HUTA PPU, Makmur, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus, anggota, serta pemangku kepentingan yang terus mendukung keberlangsungan organisasi. Ia berharap wadah ini dapat semakin solid dalam membangun jejaring bisnis dan saling menguatkan sesama pelaku usaha kecil.
Menyinggung rencana pengembangan ke depan, para pelaku usaha di kawasan alun-alun juga bersiap menghadapi skema penataan lokasi UMKM ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di depan Stadion Panglima Sentik. Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim perdagangan yang lebih tertib, bersih, dan terintegrasi sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah setempat.
Peringatan ulang tahun tersebut ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah, empat figur srikandi, pihak sponsor, serta sepuluh UMKM penggagas yang bergerak di berbagai bidang usaha kuliner seperti olahan roti, donat, makanan olahan, hingga aneka minuman.
(Adv106/diskominfoppu/udin.zacrez)