KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui kegiatan bertajuk Ruang Akhir Pekan yang digelar selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Temindung Creative Hub, Jalan Pipit, kawasan Bandara Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, dan resmi dibuka pada Jumat (23/1/26) malam.
Ruang Akhir Pekan dirancang sebagai ajang kolaborasi lintas komunitas dengan memadukan unsur tradisional, modern, dan seni kontemporer. Beragam aktivitas disuguhkan, mulai dari kompetisi gim Mobile Legends, pemutaran film, pertunjukan tari kontemporer, bazar tematik, lomba mewarnai, hingga penampilan musik, baca puisi, gelar wicara, senam zumba, line dance, dan monolog.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Awang Khalik, menjelaskan, kegiatan ini diinisiasi sebagai ruang berkelanjutan bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya komunitas seni dan anak muda.
“Sebenarnya Ruang Akhir Pekan ini kita inisiasi untuk teman-teman pelaku ekonomi kreatif. Waktu akhir tahun kemarin kami berkumpul dengan komunitas ‘Seraung’, yang isinya lintas sektor, mulai dari seni pertunjukan, film, musik, game developer, wastra, hingga kriya. Harapannya, setiap bulan kegiatan mereka tidak terputus,” ujarnya.
Ia menyebutkan, Dispar Kaltim memberikan ruang seluas-luasnya kepada komunitas agar berkegiatan, termasuk dukungan fasilitas tanpa pungutan biaya, namun tetap melalui proses kurasi. Pada hari pembukaan, agenda difokuskan pada seni pertunjukan dan pemutaran film yang melibatkan sejumlah komunitas dan seniman lokal.
“Ini ruang apresiasi untuk mereka. Audiens yang kita bidik memang anak-anak muda, pelajar SMA, SMK, hingga mahasiswa. Harapannya, mereka tidak hanya berkumpul, tapi berdiskusi, berproses, lalu melahirkan karya dan produksi baru,” jelasnya.
Menurutnya, Ruang Akhir Pekan juga dirancang sebagai wadah penguatan jejaring dan inkubasi ide kreatif. Para pelaku yang sudah mapan diharapkan dapat berbagi pengalaman dengan komunitas yang masih berkembang, termasuk membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Ke depan, karya-karya ini diharapkan punya kualitas dan nilai ekonomi. Dari hobi bisa menghasilkan cuan. Ini salah satu ruangnya,” tambahnya.
Ia menegaskan, Ruang Akhir Pekan akan menjadi agenda rutin yang digelar setiap bulan. Bahkan, pada Februari hingga Maret mendatang, Dispar Kaltim berencana menghadirkan Pasar Raya Kreatif Ramadan yang juga melibatkan komunitas ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.
“Ini yang pertama, sebagai pembuka awal tahun. Ke depan akan terus berlanjut. Temindung Creative Hub kami dorong menjadi wahana baru untuk transformasi karya dan produksi kreatif anak-anak muda Kaltim,” pungkasnya. (yud)