KALTIMVOICE.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus mematangkan rencana penyediaan kawasan khusus bagi paguyuban kedaerahan sebagai wujud pembentukan miniatur Nusantara guna menyambut keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor di Penajam, Rabu, menyatakan lahan untuk pembangunan sarana paguyuban tersebut pada dasarnya telah disiapkan sejak periode pemerintahan sebelumnya.
”Sebetulnya lahan untuk pembangunan para paguyuban ini sudah disiapkan. Kita ingin PPU menjadi miniatur Nusantara, terutama dengan keberadaan IKN di wilayah kita,” ujar Mudyat Noor usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Ikatan Keluargab Pakarti (Ikapakarti) paguyuban masyarakat Jawa Kabupaten PPU di Aula Makodim 0913/PPU, Rabu, 16/09/2026.
Mudyat menjelaskan, pengembangan kawasan keberagaman budaya tersebut dilakukan secara bertahap. Pembangunan tahap awal difokuskan pada Rumah Adat Paser, yang kemudian akan dilanjutkan dengan fasilitas untuk paguyuban kedaerahan lainnya seperti Bugis, Jawa, Banjar, serta suku lainnya.
Meski kesiapan lahan sudah tidak memiliki kendala, Mudyat mengakui proses pembangunan fisik di lapangan masih menemui hambatan anggaran akibat kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit.
Oleh karena itu, ia berharap menteri yang baru saja dilantik oleh Presiden dapat memberikan perhatian khusus terhadap penguatan keuangan pemerintah daerah dan percepatan desentralisasi.
”Mudah-mudahan dengan keberadaan menteri yang baru dilantik kemarin bisa membawa perubahan. Konsentrasi beliau terlihat pada bidang desentralisasi dan keuangan pemerintah daerah, sehingga diharapkan ada dorongan bagi daerah penyangga seperti PPU,” kata Mudyat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau seluruh warga dan pengurus paguyuban Jawa serta paguyuban kedaerahan lainnya untuk senantiasa menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara paguyuban kedaerahan dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan PPU ke depan.
”Melalui momen Musda ini, saya berharap yang pertama adalah kerukunan. Ini adalah wadah paguyuban. Mari bersama-sama membangun Penajam Paser Utara agar menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.
(Adv18/diskominfoppu/udin.zacrez)