merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Siapkan Generasi Emas, Pemprov Kaltim Pastikan Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem Mengakses Pendidikan

whatsapp image 2025 10 10 at 13.52.17 220c90ba
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.(ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak, termasuk yang berasal dari keluarga miskin ekstrem, tetap memperoleh hak pendidikan tanpa terkendala persoalan ekonomi. Langkah ini diwujudkan melalui serangkaian program strategis yang difokuskan untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah di seluruh wilayah Kaltim.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan bahwa berbagai kebijakan daerah telah dijalankan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda disebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata.

“Kami berkomitmen mendukung penuh dunia pendidikan melalui berbagai program yang telah berjalan, termasuk Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Semua itu merupakan bagian dari visi Kaltim Sukses menuju Generasi Emas,” ujar Seno Aji di Samarinda, Jumat (10/10/2025).

Pemerintah provinsi juga mengalokasikan dana pendidikan agar seluruh siswa SMA dan SMK di Kalimantan Timur dapat menikmati fasilitas pembebasan biaya sekolah.

Tidak hanya itu, bantuan serupa turut diberikan kepada mahasiswa di jenjang perguruan tinggi melalui program bantuan uang kuliah tunggal (UKT) untuk strata satu (S1), dua (S2), hingga tiga (S3).

Menurut Seno, langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional dalam membuka kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa. Ia menekankan bahwa investasi dalam bidang pendidikan adalah fondasi utama untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan kompetitif di tingkat global.

“Investasi pada pendidikan adalah kunci untuk melahirkan generasi unggul yang siap bersaing secara internasional,” tuturnya.

Pemerintah menargetkan peningkatan angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) di seluruh jenjang pendidikan. Melalui pemerataan akses pendidikan tersebut, diharapkan anak-anak Kaltim dapat bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah bahkan negara lain tanpa rasa minder.

“Program ini kami arahkan agar seluruh anak di Kalimantan Timur memiliki peluang yang sama dalam menempuh pendidikan, tanpa terkendala faktor ekonomi,” tambahnya.

Seno menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltim akan terus mengawal keberlanjutan program pendidikan gratis ini demi mewujudkan masa depan sumber daya manusia daerah yang lebih unggul dan berdaya saing tinggi. “Tidak ada lagi alasan ekonomi yang menjadi penghalang. Pemerintah daerah akan memastikan setiap anak di Kaltim dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” pungkasnya.(ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *