merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Rombak Direksi Bankaltimtara, Gubernur Kaltim Soroti Kasus Korupsi dan Anjloknya Deviden

whatsapp image 2026 03 31 at 13.09.36
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengungkap alasan di balik perombakan jajaran direksi dan komisaris PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Langkah tersebut diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan persoalan hukum yang menimpa bank daerah tersebut.

Rudy menegaskan, keputusan itu dipicu dua persoalan utama, yakni kasus dugaan korupsi di cabang Kalimantan Utara serta penurunan signifikan setoran deviden ke daerah.

Ia menyebut, kasus korupsi di Kaltara yang telah menyeret oknum internal hingga penahanan aparat penegak hukum menjadi alasan kuat perlunya pergantian manajemen.

“Di Kalimantan Utara terjadi tindak pidana korupsi dan sudah ada yang ditahan. Ada ratusan miliar uang rakyat yang hilang. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Selain itu, kinerja keuangan Bankaltimtara juga menjadi sorotan. Pemprov Kaltim mencatat realisasi deviden jauh di bawah target, dari Rp338 miliar hanya terealisasi Rp191 miliar. Bahkan, deviden diproyeksikan turun hingga 32 persen dalam periode 2024–2025.

Penurunan tersebut berdampak langsung pada pendapatan daerah dan memaksa penyesuaian dalam APBD Perubahan.

Terkait pengisian jabatan baru, Rudy memastikan proses seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional melalui Panitia Seleksi (Pansel). Kandidat yang lolos selanjutnya akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Bank ini mengelola uang negara, jadi harus diisi orang yang kompeten, profesional, dan akuntabel. Prosesnya objektif melalui Pansel dan OJK,” jelasnya.

Menanggapi kritik soal minimnya keterlibatan putra daerah, Rudy menegaskan proses pendaftaran telah dibuka secara luas untuk umum. Namun, seleksi tetap mengutamakan kapasitas dan kompetensi di bidang perbankan.

Ia pun mengapresiasi masukan dari masyarakat serta menegaskan langkah perombakan ini demi memperbaiki kinerja dan menjaga kepercayaan publik terhadap bank daerah.

“Terima kasih atas semua masukan masyarakat. Ini bagian dari upaya perbaikan ke depan,” tutupnya.

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *