KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Samarinda melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan sejumlah kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (24/10) pukul 11.05 WITA di Ruang Satresnarkoba Polresta Samarinda.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur penegak hukum dan pengawasan internal, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Samarinda Bintang Samudera, S.H., perwakilan BNN Kota Samarinda Aipda Defriyadi, S.H., Kanit Provost IPTU Kasri yang mewakili Kasie Propam, serta perwakilan Kasi Kum, Siwas, dan Sie Humas Polresta Samarinda.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas sabu-sabu seberat 3.003,12 gram netto dan 248 butir pil ekstasi dengan berat 119,04 gram netto. Seluruh barang bukti tersebut berasal dari sejumlah perkara yang melibatkan delapan orang tersangka.
Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh perwakilan lembaga terkait sebagai bentuk transparansi serta akuntabilitas penegakan hukum. Barang bukti dimusnahkan dengan cara dilarutkan menggunakan air panas dan bahan kimia khusus hingga tidak dapat digunakan kembali.
Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bangkit Dananjaya, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Polresta Samarinda dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Samarinda. Dengan kegiatan ini, kami memastikan seluruh barang hasil sitaan benar-benar dimusnahkan agar tidak disalahgunakan,” ujar Kompol Bangkit.
Ia juga menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, tetapi memerlukan dukungan dan peran aktif masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan serta dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi antara aparat dan warga sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Kegiatan pemusnahan yang berlangsung selama hampir satu jam tersebut berakhir pada pukul 11.55 WITA dengan situasi aman, tertib, dan terkendali.(ns)