merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Polisi Bubarkan Massa Aksi di DPRD Kaltim

whatsapp image 2025 09 01 at 20.16.36 2dca51c7
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar diwawancarai usai melakukan proses pengamanan dan pembubaran massa aksi demonstrasi. (ns/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE, SAMARINDA – Aksi unjuk rasa ribuan massa di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur pada Senin (1/9/2025) berakhir ricuh setelah massa bertahan melewati batas waktu yang ditentukan. Aparat kepolisian terpaksa membubarkan kerumunan usai serangkaian upaya persuasif tak membuahkan hasil.

Sejak siang, massa yang tergabung dalam Aliansi Mahakam telah memenuhi Jalan Teuku Umar. Mereka membawa spanduk dan menyuarakan berbagai tuntutan di tengah teriknya matahari. Dialog sempat berlangsung antara perwakilan massa dan pimpinan DPRD Kaltim. Namun, situasi yang semula kondusif berubah menjelang sore.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan, pihaknya sudah memberi ruang seluas-luasnya bagi massa untuk menyampaikan aspirasi.“Kami sudah berikan kesempatan sejak siang. Audiensi berjalan baik, tapi ada kelompok yang bertahan hingga lewat pukul enam sore,” ujar Hendri.

Menurutnya, batas waktu penyampaian aspirasi telah disepakati sebelumnya. Aparat bahkan berkali-kali mengimbau massa agar membubarkan diri, tapi tak diindahkan. “Imbauan sudah kami sampaikan berkali-kali. Lemparan botol dan sampah mulai terjadi ketika waktu sudah habis,” katanya.

Akhirnya, setelah pukul 18:00 dilakukan pembubaran paksa terhadap massa yang bertahan. Kendaraan taktis water cannon dikerahkan, dibantu pasukan Brimob untuk memukul mundur massa yang tersisa. Proses berlangsung sekitar satu jam sebelum situasi benar-benar kondusif.

Dalam insiden ini, dua anggota kepolisian terluka akibat lemparan batu. Keduanya langsung mendapat penanganan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.Meski aksi berhasil dibubarkan, aparat memastikan evaluasi akan dilakukan agar aksi serupa di masa mendatang bisa berlangsung tanpa kericuhan. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *