merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Permintaan SAMAQUA Melonjak, Perumda Siapkan Penambahan Kapasitas Produksi

whatsapp image 2026 09 02 at 17.37.34
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Permintaan SAMAQUA, air minum dalam kemasan (AMDK) milik Perumda Tirta Kencana Samarinda, melonjak sejak resmi dipasarkan. Tingginya permintaan bahkan membuat Perumdam kewalahan memenuhi kebutuhan botol yang masih didatangkan dari luar daerah.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan pihaknya saat ini tengah menunggu kedatangan pasokan botol baru. Sekitar 325 ribu botol telah dipesan dan diperkirakan tiba dalam dua hingga tiga hari ke depan.

“Sekarang alhamdulillah, ini malah permintaan jauh melonjak,” ujar Marnabas, belum lama ini.

Tingginya permintaan tersebut mendorong Perumda mulai menyiapkan penambahan kapasitas produksi.

Saat ini, SAMAQUA baru tersedia dalam kemasan 220 ml, 330 ml, dan galon sementara kemasan 600 ml dan gelas masih belum diproduksi.

Marnabas menyebut penambahan varian juga diarahkan untuk memperluas segmen pasar. Kemasan gelas, misalnya, disiapkan untuk menyasar kebutuhan acara seperti hajatan dan selamatan.

“Kalau yang ada ini kan baru kemasan 330 ml dan 220 ml. Itu model yang diminta Pak Wali Kota kemarin dan pangsa pasarnya juga luar biasa,” jelasnya.

Sementara itu, produksi SAMAQUA di sejumlah titik yang sebelumnya terdampak kemarau berangsur kembali normal.

Dari beberapa lokasi yang sempat terkendala, kini hanya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantuas yang masih beroperasi terbatas, yakni sekitar sembilan jam per hari.

“Yang lain-lain sudah produksi normal semua,” singkatnya.

Ia memastikan kondisi tersebut tidak memengaruhi konsistensi rasa SAMAQUA. Perumda juga telah menyiapkan langkah antisipasi berupa pengambilan air baku dari sumber lain, apabila nantinya terjadi intrusi air laut yang mendekati sumber air baku.

Di tengah tingginya permintaan, Marnabas mengingatkan Perumda agar pengembangan bisnis SAMAQUA tetap berjalan beriringan dengan tugas utama perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bisnis iya bisnis tetap jalan. Tapi tugas utamanya adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat. Itu yang utama,” tegasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *