KALTIMVOICE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan keseriusannya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Melalui program beasiswa daerah, ratusan pelajar dan tenaga pendidik kini berhasil menempuh studi di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, menyebutkan program ini merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). “Kutim sudah dua tahun berturut-turut mengirimkan 50 siswa terbaik ke universitas unggulan nasional. Ini bagian dari program beasiswa emas daerah,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Selain beasiswa bagi siswa berprestasi, Pemkab Kutim juga memberikan dukungan kepada tenaga pendidik melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Malang (UM). “Tahun lalu 191 guru sudah lulus S1, dan tahun ini 300 lagi sedang menempuh kuliah. Semua dibiayai penuh oleh pemerintah,” jelasnya.
Mulyono menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan strategi peningkatan kualitas pendidikan dari dua sisi peserta didik dan tenaga pengajar. “Kita ingin SDM Kutim tidak hanya kuat di akademik, tapi juga punya karakter dan daya saing tinggi,” katanya.
Dengan lebih dari 500 penerima manfaat tahun ini, program beasiswa daerah Kutim menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan Timur. “Kami ingin pendidikan menjadi tangga mobilitas sosial. Tidak boleh ada anak Kutim yang gagal kuliah hanya karena biaya,” tegas Mulyono.
Langkah ini memperlihatkan komitmen nyata Pemkab Kutim dalam mempersiapkan generasi cerdas dan kompetitif menuju masa depan Kutim yang berdaya saing tinggi. (adv/diskominfokutim/yud)