KALTIMVOICE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin serius memperkuat kapasitas koperasi dan UMKM melalui strategi pemasaran digital. Salah satu fokus tahun ini adalah mendorong pemasaran produk olahan nanas dari Kaubun dan Batu Ampar agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi Kutim, Teguh Budi Santoso, dalam wawancara di Sangatta.
Santoso menegaskan, pembinaan dan pendampingan kepada koperasi tidak berhenti pada pelatihan saja. Pihaknya akan terus memantau perkembangan koperasi dan memastikan setiap produk unggulan daerah mendapat ruang promosi yang lebih besar. “Pembagusan itu, Kami akan follow up terus,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Salah satu langkah yang digencarkan adalah pemanfaatan platform digital. Teguh menilai, media sosial, khususnya TikTok, kini menjadi kanal pemasaran paling efektif untuk produk UMKM. “Rekomendasi TikTok terus kami,” tambahnya, menandakan arah strategi pemasaran Dinas Koperasi Kutim.
Dinas juga melakukan tindak lanjut konkret dengan membawa langsung sampel produk dari daerah sentra produksi. “Kemarin kami bawa dari Kaubun,” kata Santoso.
Produk tersebut merupakan olahan nanas lokal yang kini sedang dipromosikan melalui berbagai kanal. “Untuk takau kalau nanasnya dari Batu Ampar,” ujarnya.
Menurut Teguh, pemasaran digital sangat penting karena karakter pasar saat ini lebih responsif terhadap konten kreatif dan pendekatan visual. Dengan masuk ke ruang digital, produk koperasi Kutim memiliki peluang lebih besar untuk dikenal, dibeli, dan dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan mempercepat transformasi koperasi menuju lembaga ekonomi modern. Pemerintah melihat strategi digital bukan hanya tren, tetapi kebutuhan dasar bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah kompetisi yang semakin kompetitif. (adv/diskominfokutim/yud)