merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Panen Padi LEISA di Kukar, Wagub Kaltim Apresiasi Modernisasi Pertanian

whatsapp image 2025 09 12 at 15.31.52 dc878bef
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, meninjau panen padi LEISA dan penerapan teknologi digital farming di Gapoktan Bukit Biru, Jumat (12/9/2025).

KALTIMVOICE, SAMARINDA – Panen padi LEISA di Gapoktan Bukit Biru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (12/9/2025), menjadi sorotan penting bagi pengembangan pertanian di Kalimantan Timur. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, hadir untuk menyaksikan langsung implementasi digital farming, mulai dari penggunaan drone sprayer, bio-invigorasi benih, hingga mekanisasi panen. Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertanian berbasis inovasi dan teknologi.

Dalam sambutannya, Seno, menekankan bahwa pertanian bukan hanya sektor ekonomi, tetapi juga penopang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti ketergantungan Kaltim terhadap pasokan pangan dari luar daerah yang mencapai 70 persen sehingga penguatan produksi lokal menjadi prioritas.

“Pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Produksi lokal harus ditingkatkan agar ketergantungan impor bisa berkurang,” ujarnya.

Modernisasi pertanian, menurut Seno, tidak bisa dilakukan sendiri. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang konsisten mendukung program demplot, klaster pertanian, dan digitalisasi. Peran Forkopimda, perangkat desa, serta kelompok tani juga dianggap krusial dalam memastikan keberlanjutan sektor ini.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan semua pihak yang mendukung modernisasi pertanian melalui program demplot, digitalisasi, serta pelatihan bagi kelompok tani,” kata Seno.

Ia menambahkan bahwa perusahaan perlu menyalurkan CSR yang berdampak langsung pada kebutuhan petani, mulai dari pelatihan hingga akses pasar. Selain itu, Seno menyinggung strategi 4K sebagai kunci pengendalian inflasi pangan, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pemerintah daerah terus menjalankan berbagai upaya, termasuk program pasar murah, kerja sama antar daerah, perbaikan infrastruktur, dan edukasi diversifikasi pangan, untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan bahan pokok tersedia di pasaran.

Mengakhiri kunjungannya, Seno mengajak semua pihak memperkuat sinergi. Ia menekankan, keberhasilan panen ini harus menjadi dorongan bagi inovasi lebih lanjut, perluasan lahan produktif, dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Keberhasilan panen ini harus menjadi momentum untuk terus berinovasi, memperluas lahan produktif, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan semangat gotong royong, pertanian Kaltim bisa menopang kebutuhan pangan IKN sekaligus mendukung visi Generasi Emas 2045,” pungkasnya.(ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *