merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Mahulu Gerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan, 700 Sak Beras Dikirim ke Long Apari

whatsapp image 2026 08 11 at 22.36.38
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), A. Teguh Santoso (Foto: Orys/Kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat langkah stabilisasi harga pangan di wilayah perbatasan, khususnya Kecamatan Long Apari, di tengah dampak kekeringan yang mengganggu distribusi kebutuhan pokok.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) serta pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu, A. Teguh Santoso, mengatakan Pemkab Mahulu telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi sekaligus mengambil langkah lebih dahulu melalui Gerakan Pangan Murah.

“Kami dari Pemkab Mahulu sudah melakukan langkah-langkah dengan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Tetapi dari Pemkab Mahulu sudah mengambil tindakan lebih dahulu yaitu mengadakan kegiatan Gerakan Pangan Murah di daerah perbatasan khususnya di Kecamatan Long Apari,” ujar Teguh, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, tim Gerakan Pangan Murah telah dikirim ke Long Apari pada Jumat sebelumnya. Kegiatan tersebut melibatkan Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam, bidang ketahanan pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mahulu, serta tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah mengirimkan sejumlah bahan pangan untuk membantu menstabilkan harga dan meringankan beban masyarakat di wilayah perbatasan.

“Beras sebanyak 700 sak, masing-masing sak itu 5 kilo. Kemudian ada juga minyak goreng per botolnya itu 1 liter, itu ada 700 botol juga,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, Pemkab Mahulu juga mengirimkan gula pasir dalam kemasan 1 kilogram sebanyak 700 kemasan.

Teguh mengatakan distribusi pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kondisi distribusi di wilayah perbatasan.

“Ini sudah kita kirim ke daerah perbatasan untuk bisa menstabilkan harga dan membantu masyarakat perbatasan,” katanya.

Ke depan, Pemkab Mahulu berencana melanjutkan langkah tersebut melalui operasi pasar murah. Pemerintah daerah juga akan meminta dukungan Pemprov Kaltim berupa cadangan pangan untuk kembali disalurkan ke wilayah perbatasan.

“Dalam waktu dekat juga akan kita lanjutkan dengan operasi pasar murah dan juga meminta bantuan kepada provinsi untuk cadangan pangan supaya nantinya kita langsung juga akan lanjutkan lagi ke daerah perbatasan,” pungkas Teguh. (mzhra/Adv7/mahakamulu)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *