KALTIMVOICE.ID, TENGGARONG – Lapangan Pemuda di Jalan Mawar III, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), disiapkan kembali sebagai fasilitas olahraga untuk menjawab kebutuhan sejumlah cabang olahraga (cabor) yang hingga kini belum memiliki lapangan khusus.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni mengatakan, Lapangan Pemuda sebelumnya digunakan sebagai lokasi penampungan sementara pedagang selama pembangunan Tangga Arung Square.
Setelah para pedagang tersebut dikembalikan ke kawasan Tangga Arung Square, lapangan akan dikembalikan pada fungsi awalnya sebagai fasilitas olahraga.
“Ini akan dikembalikan kepada fungsinya yaitu tempat olahraga,” kata Aji Ali Husni saat dihubungi, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, konsep pengembalian fungsi Lapangan Pemuda tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2024 dan saat ini sudah final. Bangunan yang berada di atas lapangan akan dibongkar, termasuk permukaan semen, sehingga kawasan tersebut kembali menjadi ruang terbuka hijau dan lapangan rumput.
Lapangan tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi sepak bola, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh sejumlah cabor lain yang membutuhkan ruang latihan.
Aji menyebut, beberapa cabor di Kukar saat ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas lapangan. Di antaranya kriket dan rugby yang belum memiliki lapangan khusus untuk kegiatan latihan.
“Seperti kriket, kemudian seperti rugby, mereka-mereka ini kan belum ada lapangan khusus untuk mereka latihan dan sebagainya,” ujarnya.
Karena itu, keberadaan Lapangan Pemuda akan dimaksimalkan untuk mengakomodasi kebutuhan berbagai cabor. Penggunaannya akan diatur agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal, baik pada siang maupun malam hari.
Rencana tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan fasilitas Lapangan Pemuda. Jika pembangunan dilanjutkan sesuai rencana, akan ada fasilitas pendukung yang memungkinkan aktivitas olahraga berlangsung pada malam hari.
Dengan pola pemanfaatan tersebut, satu fasilitas diharapkan dapat digunakan secara bergantian oleh sejumlah cabor, terutama yang selama ini belum memiliki lapangan representatif untuk berlatih.
Aji menegaskan, fungsi utama Lapangan Pemuda tetap sebagai fasilitas olahraga. Pengembalian tersebut sekaligus menjadi upaya mengoptimalkan aset yang ada di tengah kebutuhan sarana olahraga di Kukar.
“Ya, tetap, maksimal, karena memang sejauh ini untuk lapangan sendiri, kita ini mengalami kekurangan,” tegasnya.
Ia mengatakan, kebutuhan tersebut semakin penting karena jumlah cabor di Kukar cukup banyak dan terus membutuhkan fasilitas yang memadai untuk latihan.
“Sementara cabor di tempat kita ini cukup lengkap, cukup membutuhkan lapangan yang memang representatif digunakan untuk mereka latihan,” bebernya.
Untuk pembangunan fisik Lapangan Pemuda, Aji menjelaskan, penganggarannya berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Dispora dalam hal ini berperan sebagai pengguna fasilitas sekaligus memberikan masukan terkait kebutuhan sarana olahraga yang akan dibangun.
“Alhamdulillah ini penganggarannya saat ini berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum, karena memang dari awal pembangunan ini sampai dengan hari ini itu memang menjadi tanggung jawab kawan-kawan di Dinas PU,” tutupnya.
(Ln/Adv37/Kukar)