KALTIMVOICE.ID, TENGGARONG – Efisiensi birokrasi di Kutai Kartanegara (Kukar) diarahkan tidak hanya sekadar pada penghematan anggaran, tetapi juga perubahan cara kerja aparatur. Salah satunya dengan memperkuat kerja tim dan mengarahkan setiap program pada hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
Langkah ini didorong Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) melalui penguatan kapasitas aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Sehingga ke depan, keterbatasan sumber daya tetap dapat diimbangi dengan inovasi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan publik.
Hal itu dikatakan Kepala LAN RI Muhammad Taufiq saat melakukan kunjungan silaturahmi bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (1/10/2026).
“Malam ini, kita bekerjasama dengan Kukar terkait pengembangan kapasitas aparaturnya dalam mendorong inovasi-inovasi yang nanti hasilnya bisa dirasakan nyata oleh warga masyarakat,” katanya.
Salah satu fokus kerja sama tersebut adalah mendorong aparatur bekerja secara teamwork dengan orientasi pada outcome. Pola kerja ini dinilai penting agar birokrasi tetap mampu menjalankan tugas secara efektif meski menghadapi keterbatasan sumber daya.
“Bagaimana kita mendorong cara kerja secara teamwork yang berorientasi pada outcome, sehingga di tengah efisiensi ini, birokrasi mampu bekerja dengan keterbatasan,” ujarnya.
Ia berharap kondisi efisiensi justru dapat menjadi pemicu bagi aparatur pemerintah untuk menghasilkan lebih banyak inovasi dan kreativitas dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Selain penguatan aparatur tegas Taufiq, dia juga akan mendorong peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kukar. Kepala sekolah dinilai memiliki peran penting dalam melahirkan inovasi di lingkungan pendidikan.
“Kita akan dorong kemampuan mereka untuk mendorong inovasi-inovasi di sekolah, karena mereka lah ujung nanti untuk mempersiapkan anak-anak didik yang berkualitas,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Bupati Aulia Rahman Basri menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan adalah perpanjangan MoU antara LAN RI dan Pemkab Kukar.
Ke depan, kerja sama juga diarahkan untuk mendampingi kepala sekolah di Kukar dalam mengembangkan berbagai program dan inovasi di satuan pendidikan.
Ia mengatakan bahwa kepala sekolah punya ruang untuk mengembangkan inovasi, namun terkadang masih ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Karena itu, pendampingan LAN diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mereka.
“Nanti kita bersama-sama didampingi oleh LAN, sehingga kepala-kepala sekolah kita bisa memanfaatkan dengan baik dana BOSNAS dan dana BOSDA. Kita juga berharap dengan adanya MOU ini, lebih menguatkan lagi ikatan kerjasama yang sudah dilakukan antara LAN dengan Pemkab Kukar,” tutupnya.
(Ln/Adv45/Kukar)