merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Kolaborasi Ojol dan Pemerintah Perkuat Perlindungan Perempuan Anak di Ruang Publik

img 20260209 wa0024
Ratusan pengemudi ojol yang ikut melakukan konvoi Ojol Berlian berkumpul di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (9/2/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak di ruang publik terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui pendekatan kolaboratif. Salah satunya diwujudkan lewat peluncuran program Ojek Online Bersama Lindungi Anak atau Ojol Berlian, yang melibatkan pemerintah, operator ojek online, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Program ini digagas sebagai respons atas tingginya kerentanan perempuan dan anak terhadap tindak kekerasan, terutama saat berada di luar rumah atau dalam perjalanan. Dengan menghadirkan sistem transportasi yang lebih aman dan responsif, Ojol Berlian diharapkan mampu menciptakan rasa aman dalam aktivitas mobilitas sehari-hari.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Timur Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno, menyebut Ojol Berlian sebagai inovasi pelayanan yang dirancang khusus untuk kelompok rentan.

“Perempuan dan anak sangat rentan mengalami kekerasan di ruang publik maupun saat bepergian sehingga membutuhkan pelayanan yang khusus,” kata Arief, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, Ojol Berlian tidak hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi dibangun melalui kerja sama lintas sektor. Keterlibatan operator ojek online, kepolisian, organisasi perangkat daerah, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Ini adalah kolaborasi dari berbagai pihak, baik dari dinas, mitra operator ojek online, kepolisian, OPD terkait, dan juga masyarakat,” ujarnya.

Sebagai simbol komitmen bersama, peluncuran program ini ditandai dengan konvoi sekitar 350 unit ojek online. Para pengemudi tersebut diharapkan menjadi bagian dari sistem perlindungan sosial yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ia berharap kehadiran Ojol Berlian dapat menumbuhkan rasa aman dan mengurangi kekhawatiran perempuan dan anak saat beraktivitas di ruang publik. “Dengan adanya Ojol Berlian, mereka bisa beraktivitas dan melakukan transportasi tanpa rasa was-was dan tanpa ketakutan akan terjadinya tindak kekerasan,” tutupnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *