merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Karyawan PT Aksa Hilang di Hutan

img 20260210 wa0028
Tim SAR gabungan membahas rencana operasi pencarian. (ist)

KALTIMVOICE.ID, TANJUNG REDEB — Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Kanisius Sengkam (25), seorang karyawan PT. Aksa yang berdomisili di Camp PT. Inhutani KM 29, Kampung Batu Rajang Kecamata Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dia dilaporkan hilang di hutan pada Jumat 6 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WITA.

Sebelum dilaporkan hilang, korban tengah bekerja di area pembukaan jalan di kawasan hutan yang memiliki medan berat dan akses terbatas. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, BPBD, kepolisian, perusahaan terkait, serta keluarga korban langsung melakukan upaya pencarian.

Pada pelaksanaan pencarian hari Selasa 10 Februari 2026, tim SAR gabungan memulai briefing pada pukul 07.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran mulai pukul 07.15 WITA di area radius 3 kilometer. Luas area pencarian mencapai 37 kilometer persegi dari lokasi kejadian perkara (LKP). Pencarian dilakukan dengan menyisir jalur darat di sekitar area hutan menggunakan dukungan alat berat.

Ari Triyanto, S.E, Koordinator Unit Siaga SAR Berau, mengatakan, pada pukul 13.00 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban. “DitemukanT bekas bivak yang diduga dibuat oleh korban serta ceceran korek api milik korban. Namun, hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan,” bebernya.

Pada pukul 19.00 WITA, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian. Tim memutuskan mendirikan posko di Camp PT. Inhutani. “Pencarian direncanakan akan dilanjutkan pada keesokan hari pukul 07.00 WITA sesuai dengan rencana operasi SAR hari ketiga, ” kata Ary.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan rescue car D-Max Basarnas, bulldozer milik PT. Aksa, serta peralatan komunikasi dan medis. Adapun faktor penghambat utama adalah akses menuju lokasi yang hanya dapat ditempuh menggunakan alat berat, ditambah kondisi cuaca hujan ringan yang turut memengaruhi efektivitas pencarian. (*/amal)

sumber: Basarnas Kaltim

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *