merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Kaltim Perkuat Komitmen Inklusi Lewat Peringatan HDI 2025

img 20251206 wa0010
Foto bersama Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas ruang inklusi bagi penyandang disabilitas. Dinas Sosial Kaltim berupaya mendorong keterlibatan lebih besar kelompok disabilitas dalam agenda pembangunan daerah. Melalui kegiatan yang digelar di UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Odah Bersama, Sabtu (6/12/2025).

Berbeda dari perayaan seremonial pada umumnya, HDI 2025 di Kaltim dikemas sebagai momentum evaluasi keterlibatan penyandang disabilitas dalam kebijakan publik. Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, dalam sambutannya menegaskan, HDI harus menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan agar memastikan prinsip pembangunan berkeadilan benar-benar diterapkan.

“Inklusi sosial bagi penyandang disabilitas adalah kunci pencapaian SDGs. Tidak boleh ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal,” ujarnya.

Dirinya menekankan, isu disabilitas bukan sekadar persoalan rehabilitasi, melainkan menyangkut akses yang setara terhadap pendidikan, pekerjaan, lingkungan fisik, hingga layanan sosial. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah, mengingat jumlah penyandang disabilitas di Kaltim cukup besar dan masih menghadapi hambatan struktural dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor karena upaya peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas harus melibatkan perangkat daerah, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat umum.

Menurutnya, Kaltim dapat mempercepat pembangunan inklusif apabila seluruh pihak memiliki kesadaran yang sama terkait urgensi menciptakan kebijakan yang ramah disabilitas. “Dengan kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini dapat menjadi katalis untuk mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Sosial Kaltim juga memberikan apresiasi kepada PPDI Kaltim yang dinilai konsisten menyuarakan aspirasi penyandang disabilitas sekaligus memberi masukan penting dalam perumusan kebijakan. Puncak acara turut diisi pembagian sembako serta penyerahan hadiah lomba yang digelar pada 26 November lalu.

Perayaan HDI tahun ini menjadi pengingat, inklusi bukan hanya slogan, tetapi komitmen nyata. Pemerintah berharap momentum ini dapat memperkuat kesadaran publik bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan potensi setara, serta layak mendapat ruang yang aman, setara, dan bermartabat dalam seluruh aspek kehidupan. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *