merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Jelang Aksi 1 September di DPRD Kaltim, Abdul Giaz: Jaga Kondusivitas!

whatsapp image 2025 08 31 at 10.16.31 8714b0cb
Anggota Komisi ll DPRD Kaltim, Abdul Giaz (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Menjelang aksi unjuk rasa yang rencananya digelar mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat di Gedung DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin, 1 September 2025, anggota Komisi II DPRD Kaltim, Abdul Giaz menyampaikan imbauan penting. Ia mengingatkan agar aspirasi disampaikan dengan semangat, tetapi tetap menjaga kondusivitas dan perdamaian di Bumi Etam.

Menurutnya, aksi menyuarakan pendapat merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, ia menekankan agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan tertib tanpa merusak fasilitas umum maupun menimbulkan kericuhan.

“Buat teman-teman yang aksi nanti Senin tetap semangat, mantap, tapi jaga kondusivitas di Kaltim. Di Kalimantan Timur jangan seperti di pulau-pulau lain yang bakar-bakaran. Kaltim damai, Samarinda kondusif, jaga perdamaian di Bumi Etam Kalimantan,” tegasnya, Minggu (31/8/25).

Politikus muda itu menambahkan, DPRD Kaltim selalu terbuka menerima aspirasi masyarakat. Ia berharap mahasiswa dan masyarakat yang turun ke jalan dapat menjadi teladan dalam menyampaikan pendapat dengan cara yang santun dan bermartabat.

“Boleh aksi, aspirasikan apa yang ingin disuarakan, tetapi jangan merusak fasilitas umum. Karena kalau ada kerusakan, yang rugi kita sendiri sebagai masyarakat Kaltim,” lanjutnya.

Abdul Giaz menilai mahasiswa memiliki peran strategis mengawal jalannya pembangunan dan kebijakan pemerintah. Namun, perjuangan itu akan lebih bermakna jika dilakukan dengan tetap menjaga situasi aman dan damai. “Mahasiswa adalah agen perubahan. Kritik yang konstruktif dan aksi yang damai akan lebih didengar dan memberikan dampak positif. Jangan sampai perjuangan yang baik tercoreng oleh tindakan yang anarkis,” ujarnya.

Aksi yang direncanakan pada awal September ini disebut akan membawa sejumlah isu strategis terkait kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. DPRD Kaltim siap menampung masukan dan berdialog dengan massa aksi. “Pintu DPRD selalu terbuka, kami siap mendengarkan. Aspirasi masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” pungkasnya.(yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *