KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Pemerintah Kota Samarinda mulai menggerakkan seluruh perangkat layanan transportasi. Fokus utama berada pada pemeriksaan armada dan penempatan posko terpadu di kawasan yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda menyebut, arus pergerakan masyarakat menjelang akhir tahun biasanya melonjak tajam. Oleh karena itu, rangkaian pengecekan kelaikan transportasi darat maupun sungai akan dimulai pada 15 Desember 2025 sebagai langkah awal mitigasi risiko perjalanan.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa pengecekan akan difokuskan pada moda angkutan sungai dan kapal penumpang di sejumlah dermaga yang selama ini ramai aktivitas. “Langkah ini penting untuk memastikan keselamatan perjalanan selama masa liburan,” ucap Manalu, Rabu (10/12/2025).
Ia menyebut, ramp check akan dilakukan di Dermaga Mahakam Hulu, kawasan Sungai Kunjang, serta titik-titik lain dengan intensitas keberangkatan penumpang yang cukup tinggi. Pemeriksaan meliputi aspek teknis hingga dokumen perizinan operasional.
Selain moda sungai, Dishub juga bekerja bersama BPTD dan Dishub Provinsi Kalimantan Timur untuk pemeriksaan bus antarkota. Uji kelayakan kendaraan akan meninjau kondisi rem, ban, hingga perlengkapan keselamatan yang wajib tersedia selama perjalanan.
Sebagai pendukung pengawasan lapangan, Dishub menyiapkan posko pengamanan dan pelayanan di bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, serta area dengan tingkat kunjungan tinggi. Koordinasi lintas instansi disebut sudah berjalan sejak awal Desember untuk memastikan sistem pengamanan bekerja efektif.
Manalu menambahkan, posko utama kendali operasi akan ditempatkan di depan Rumah Jabatan Gubernur Kaltim. Beberapa posko tambahan juga dirancang untuk mempercepat respon pengaturan mobilitas masyarakat selama masa libur panjang.
Dishub turut mengantisipasi peningkatan keramaian di pusat perbelanjaan, yang umumnya menyebabkan kepadatan lalu lintas pada akhir tahun. Prediksi itu mendorong Dishub memperkuat komunikasi dengan kepolisian, Satpol PP, serta instansi pengatur lalu lintas lainnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Manalu memastikan Dishub siap mengawal kelancaran pergerakan masyarakat selama periode Nataru dan menjaga keamanan seluruh moda transportasi yang beroperasi di Samarinda. (ns)