merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Di Kota Tepian, Bayar Zakat Tak Perlu Turun dari Kendaraan

img 20260226 wa0003
Layanan Drive Thru Zakat Baznas Kota Samarinda di Eks Lapangan Pesawat Temindung, memudahkan warga membayar zakat secara non-tunai melalui QRIS tanpa turun dari kendaraan. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Inovasi layanan zakat resmi hadir di Kota Tepian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda bersama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan program Drive Thru Zakat dalam rangkaian Kampung Ramadan di Eks Lapangan Pesawat Temindung, Rabu (23/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 Wita itu dirangkai dengan pembagian paket sembako kepada 50 mustahik se-Kecamatan Sungai Pinang. Selain menjadi bagian dari semarak Ramadan, agenda ini juga menghadirkan inovasi layanan pembayaran zakat tanpa turun dari kendaraan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut inovasi tersebut sebagai bentuk adaptasi pelayanan zakat di era digital. Menurutnya, Baznas terus bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi demi memudahkan masyarakat menjalankan kewajiban. “Baznas sudah melakukan banyak inovasi melalui QRIS dan drive-thru zakat. Harapan kita kepatuhan dalam membayar zakat semakin meningkat,” katanya.

Andi Harun menegaskan, kemudahan akses diharapkan berdampak pada meningkatnya partisipasi umat Islam, tidak hanya dalam zakat fitrah, tetapi juga zakat mal, infak, dan sedekah.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan zakat sebagai penguat kohesi sosial di Kota Tepian.

“Ayo gemar berzakat dan berinfak. Tujuan utamanya memperkuat kohesi sosial agar zakat, infak, dan sedekah berfungsi untuk kemaslahatan,” tegasnya.

Ketua Baznas Kota Samarinda, Ahmad Syahrir Idris, menjelaskan drive-thru ini merupakan yang pertama kali diterapkan di Samarinda. Saat ini, layanan tersedia di dua titik, yakni di Kampung Ramadan Temindung dan di Kantor Baznas Kota Samarinda. Khusus di Temindung, layanan dibuka hingga pukul 22.00 Wita. “Untuk memudahkan para muzakki yang tidak sempat datang langsung ke Baznas,” ujarnya.

Pembayaran diupayakan secara non-tunai menggunakan QRIS. Untuk zakat fitrah, Baznas menetapkan tiga kategori nominal, yakni Rp50 ribu, Rp60 ribu, dan Rp70 ribu. Selain itu, tersedia juga pembayaran zakat mal, fidyah, hingga penerimaan beras.

Ke depan, Baznas berencana mengembangkan konsep serupa di beberapa ruas kota dengan model seperti ATM drive-thru. “Rencananya tinggal tempel e-money atau scan barcode, tapi masih dalam proses desain dan melihat anggaran. Insya Allah kita rencanakan akhir tahun,” kata Syahrir.

Melalui layanan ini, Baznas berharap masyarakat semakin mudah dan cepat menunaikan kewajiban zakat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *