merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Bupati PPU Resmikan L’Rizya Hotel di Waru, Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan PAD

img 20251201 wa0017
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, bersama jajaran Forkopimda dan pengelola hotel melakukan prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian L’Rizya Hotel di Kecamatan Waru, Senin (1/12/2025). (Foto:KALTIMVOICE.ID/Humas)

KALTIMVOICE.ID, PENAJAM — Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi menambah fasilitas perhotelan baru dengan diresmikannya L’Rizya Hotel di Kecamatan Waru pada Senin (1/12/2025). Kehadiran hotel tersebut diharapkan menjadi motor penggerak sektor pariwisata, UMKM, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati PPU Mudyat Noor dalam sambutannya menegaskan bahwa industri perhotelan memiliki peran strategis dalam membuka lapangan kerja serta menambah pemasukan daerah melalui pajak. “Kita harapkan hotel ini memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka peluang kerja dan meningkatkan PAD daerah,” ujar Bupati.

Bupati juga menyoroti kebiasaan tamu pemerintahan yang memilih menginap di Balikpapan saat berkunjung ke PPU. Ia menyebut perlunya mekanisme yang memastikan tamu resmi menginap di wilayah PPU agar ekonomi lokal turut bergerak.

“Kalau kegiatan di Penajam, ya menginapnya juga di Penajam. Daerah lain sudah menerapkan, jadi nanti kalau tidak menginap di sini, SPPD bisa tidak diproses,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan L’Rizya Hotel semakin strategis di tengah percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta rencana pembukaan jalan dua jalur penghubung.

Wakil Ketua I DPRD PPU sekaligus pengelola hotel, Syahruddin M Noor, berharap L’Rizya Hotel dapat menjadi lokasi pilihan bagi penyelenggaraan kegiatan pemerintah, komunitas, dan olahraga. “Di sini ada fasilitas kolam renang, ruang kegiatan, dan fasilitas lainnya. Jangan lagi pelatihan atau rapat dibawa keluar daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan identitas serta produk lokal PPU untuk memperkuat daya tarik wisata dan perhotelan.

Ketua PHRI PPU, Sandri, menyambut positif hadirnya hotel baru tersebut. Menurutnya, semakin banyak hotel akan memperbesar perputaran ekonomi di berbagai sektor, termasuk UMKM, nelayan, pasar, hingga usaha kuliner. “Semakin banyak hotel, semakin besar perputaran ekonomi. Bukan hanya hotel yang menikmati, tapi juga UMKM hingga penyedia kuliner,” ujarnya.

PHRI berkomitmen bersinergi dengan pemerintah dan pelaku usaha perhotelan untuk meningkatkan layanan serta daya tarik wisata PPU. Dengan beroperasinya L’Rizya Hotel, Pemerintah Kabupaten PPU meyakini sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi lokal akan terus berkembang, terutama sebagai wilayah penyangga IKN. Kegiatan peresmian turut dihadiri Ketua DPRD PPU Raup Muin, sejumlah kepala SKPD, serta pejabat terkait lainnya. (Adv/diskominfoppu/Humas6/edited:udin.zacrez)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *