KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menyiapkan subsidi ongkos angkut (SOA) sebagai salah satu langkah untuk menekan harga pangan di tengah kerawanan pangan dan tingginya biaya distribusi ke wilayah pedalaman.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kabupaten Mahakam Ulu, A. Teguh Santoso, mengatakan subsidi tersebut diberikan kepada pedagang dan distributor yang mendatangkan bahan pangan dari sejumlah wilayah, termasuk ibu kota kabupaten, Kutai Barat, maupun Samarinda.
“Untuk penanganan kerawanan pangan dari Kabupaten Mahakam Ulu juga sudah menyediakan yang namanya subsidi ongkos angkut,” ujar Teguh, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, pedagang dan distributor yang membeli bahan pangan dari luar Mahulu dapat memperoleh penggantian biaya transportasi melalui program yang dikelola Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Ekosda).
Skema tersebut diharapkan dapat menekan harga jual bahan pangan kepada masyarakat. Sebab, biaya angkutan yang biasanya menjadi salah satu komponen harga telah ditanggung pemerintah daerah.
“Ketika dijual kepada masyarakat karena ongkos angkutnya sudah ditanggung oleh pemerintah daerah melalui bagian Ekosda itu diharapkan harganya tidak terlalu tinggi,” jelasnya.
Teguh mengatakan program subsidi ongkos angkut juga dapat mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun Operasi Pangan Murah (OPM). Pemerintah daerah dapat menggandeng pedagang dan distributor yang mendapatkan fasilitas SOA untuk membantu menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Jadi ketika membantu dalam program GPM ataupun OPM, selain dilakukan oleh pemerintah juga bisa bekerja sama dengan pedagang-pedagang atau distributor dengan memberikan SOA atau subsidi ongkos angkut,” pungkasnya. (mzhra/Adv9/mahakamulu)