merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Bandara APT Pranoto Bakal Layani Rute Samarinda-Kuala Lumpur

whatsapp image 2025 09 04 at 11.12.19 e8e0c2c1
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (ns/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE,SAMARINDA – Konektivitas transportasi udara di Kalimantan Timur bakal meningkat signifikan. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud mengumumkan rencana pembukaan rute penerbangan internasional langsung dari Bandara APT Pranoto Samarinda menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Targetnya, jalur ini sudah bisa beroperasi sebelum pergantian tahun. Menurutnya, jalur internasional ini akan membawa dampak besar bagi perekonomian, pariwisata, hingga iklim investasi di Kaltim.

“Insyaallah bulan sembilan ini atau paling lambat akhir tahun, jika tidak ada halangan, penerbangan baru dari Samarinda menuju Kuala Lumpur akan dibuka. Ini bagian dari upaya kita memperkuat konektivitas internasional Kaltim, baik untuk perdagangan, pariwisata, maupun investasi,” ujar Rudy.

Sejauh ini, masyarakat Kaltim yang ingin bepergian ke luar negeri, umumnya harus transit lebih dulu di Balikpapan atau kota besar lain. Dengan adanya rute penerbangan langsung, mobilitas dipastikan lebih praktis dan hemat biaya.

Rudy berharap rute penerbangan internasional tersebut tidak hanya memudahkan perjalanan domestik, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara untuk datang ke Samarinda dan sekitarnya. “Dengan adanya penerbangan langsung, wisatawan bisa lebih mudah datang menikmati potensi wisata kita. Sekaligus mempermudah pelaku usaha dan investor untuk menjalin kerja sama dengan daerah,” tambahnya.

Rencana pembukaan jalur internasional ini juga selaras dengan percepatan pembangunan infrastruktur darat di Kaltim.

Saat ini, pemerintah provinsi tengah merampungkan jaringan jalan dan jembatan penghubung menuju Bandara APT Pranoto, termasuk akses dari wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Konektivitas darat dan udara harus berjalan beriringan. Infrastruktur offline seperti jalan dan jembatan harus bagus, agar infrastruktur online dan ekonomi digital kita juga bergerak,” jelas Rudy.

Selain mempermudah akses bagi wisatawan dan investor, rute ini juga membuka peluang ekspor produk unggulan Kaltim seperti perikanan dan hasil perkebunan ke pasar internasional. Dengan begitu, perekonomian daerah diharapkan tumbuh lebih inklusif. “Ini langkah maju untuk Samarinda agar lebih terbuka secara global, sekaligus mendukung kesiapan kita menuju generasi emas 2045,” tandasnya. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *