merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Arus Nataru di Bandara Sepinggan Tembus 360 Ribu Penumpang, Operasional Terdampak Cuaca

img 20260106 wa0024
Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (ist)

KALTIMVOICE.ID, BALIKPAPAN – Aktivitas penerbangan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menunjukkan mobilitas masyarakat yang masih tinggi. Sepanjang periode Nataru, bandara kebanggaan Kalimantan Timur tersebut mencatat total pergerakan penumpang mencapai 360.328 orang, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.

Capaian itu menggambarkan peran Bandara SAMS Sepinggan sebagai simpul transportasi udara utama di wilayah Kalimantan, terutama saat momentum libur panjang. Meski demikian, lonjakan penumpang juga diiringi tantangan operasional, salah satunya faktor cuaca. Selama periode tersebut, tercatat 18 penerbangan harus melakukan pengalihan rute (divert) dan kembali ke bandara asal akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung keselamatan penerbangan.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa volume pergerakan penumpang selama Nataru tahun ini tergolong signifikan dan menjadi indikator pemulihan sektor transportasi udara.

“Kurang lebih terdapat 360.328 penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019, tingkat pemulihan penumpang atau recovery rate telah mencapai 105 persen. Artinya, jumlah penumpang yang dilayani saat ini sudah melampaui kondisi sebelum pandemi Covid-19. Namun demikian, bila disandingkan dengan capaian tahun 2024, terdapat penurunan jumlah penumpang sebesar 8,2 persen.

Secara rinci, dinamika arus penumpang Nataru di Bandara SAMS Sepinggan dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Total pergerakan penumpang selama periode Nataru mencapai 360.328 orang kedatangan dan keberangkatan.
  2. Dampak cuaca buruk menyebabkan 18 penerbangan melakukan divert dan kembali ke bandara asal.
  3. Puncak arus sebelum Nataru terjadi pada Senin, 22 Desember, dengan jumlah penumpang mendekati 19.000 orang dalam satu hari.
  4. Puncak arus setelah Nataru tercatat pada 4 Januari, dengan pergerakan sekitar 17.000 penumpang.

Iwan menambahkan, meskipun puncak arus telah terlewati, aktivitas pergerakan penumpang masih berlangsung hingga pekan ini seiring berakhirnya masa libur. Sejalan dengan itu, Posko Terpadu Nataru di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan telah resmi ditutup setelah berakhirnya periode angkutan Natal dan Tahun Baru.

Dengan capaian tersebut, Bandara SAMS Sepinggan kembali menegaskan perannya sebagai gerbang utama mobilitas udara di Kalimantan Timur, sekaligus menjadi barometer pergerakan masyarakat pada momentum libur nasional. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *