merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Akhmed Reza Fachlevi Harap Pemprov Satukan Kembali KNPI Kaltim

whatsapp image 2025 08 27 at 14.44.42 9bb6ae78
Akhmed Reza Fachlevi (yud/kaltimvoice.id)

KALTIM VOICE, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan pentingnya Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kaltim 2025 berjalan dengan baik tanpa menimbulkan perpecahan. Ia berharap momentum Musda yang akan digelar di Balikpapan pada 8–9 September mendatang dapat menjadi ajang pemersatu seluruh organisasi kepemudaan di Benua Etam.

“KNPI ini adalah rumah besar pemuda. Jangan sampai ada lagi dualisme atau perpecahan kepengurusan. Kita harus hadir dengan satu semangat, satu suara, dan satu tujuan untuk membangun pemuda Kaltim yang solid,” ujar Reza, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, KNPI harus menjadi wadah pemuda yang inklusif dan menyatukan, bukan justru terpecah karena kepentingan kelompok. “Pemuda Kaltim harus menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi. Kita ingin KNPI benar-benar menjadi ruang sinergi, bukan konflik,” tegas legislator Gerindra itu.

Saat ditanya terkait isu pencalonannya sebagai Ketua KNPI Kaltim, Reza menegaskan dirinya menghargai aspirasi yang berkembang di kalangan pemuda.

“Yang pertama saya mengucapkan banyak terima kasih atas usulan dan dukungan dari pada teman-teman pemuda yang mengaspirasikan suaranya untuk meminta saya maju sebagai Ketua KNPI Provinsi Kaltim. Namun, dalam hal kesempatan ini saya memberikan kesempatan kepada kader – kader muda lainnya. KNPI ini merupakan salah satu wadah atau tempat organisasi yang memang dikhususkan bagi teman-teman pemuda. Saya sebagai tokoh muda yang memang diberikan amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim pada saat ini berharap bahwasannya kita semua agar bisa melaksanakan kebersamaan, penyatuan dalam rangka solid untuk pemuda di Kalimantan Timur,” ucapnya.

Reza juga menekankan pentingnya peran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim untuk hadir sebagai pembina yang mengayomi seluruh elemen kepemudaan. “Dalam hal ini juga saya meminta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga agar bisa mengayomi kami, bisa mengomandoi kami sebagai orang tua, sebagai pembina agar bisa mengumpulkan kami semua dalam rangka rekonsiliasi ataupun penyatuan untuk pemuda di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Ia menegaskan, meskipun saat ini terdapat lima versi kepengurusan KNPI baik di pusat maupun di Kaltim, hal tersebut seharusnya tidak menjadi penghalang untuk menyatukan kembali barisan pemuda.

“Saya menghormati semua bagi teman-teman KNPI, baik yang ada saat ini ada lima versi dari pusat dan ada lima versi juga yang ada di Kalimantan Timur dan tentunya kami menghormati dinamika proses bermusda teman-teman di masing-masing KNPI ini. Namun, sekali lagi, saya menekankan bagaimana kita membuat komitmen bersama, untuk bisa melaksanakan musda bersama ataupun penyatuan KNPI ini. Karena kita sudah terlalu lama terpecah belah,” tegasnya.

Reza berharap Dispora Kaltim bersama para senior KNPI segera mengambil langkah konkret untuk menginisiasi rekonsiliasi. “Kita harap juga nanti Dinas Pemuda dan Olahraga bisa mengundang kami, bisa juga mengundang senior-senior KNPI untuk mencarikan satu solusi, satu konsensus bersama bagaimana kita bikinkan komitmen ke depan, agar pemuda di Kalimantan Timur ini bisa lebih baik lagi, bisa solid, bisa memberikan dampak yang positif bagi pembangunan maupun pengembangan sumber daya yang ada di Kalimantan Timur. Kita berharap gerakan ini cepat diambil alih oleh Dinas Pemuda dan Olahraga,” pungkasnya. (*/yud)

Disclaimer: Berita ini sudah mengalami penyuntingan judul dan isi atas permintaan narasumber.

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *