KALTIMVOICE.ID, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan dua PR besar yang harus menjadi perhatian ASN (Aparatur Sipil Negara) di penghujung 2026. Kedua hal tersebut yakni memastikan seluruh kegiatan tahun berjalan dapat dieksekusi dan menyiapkan perencanaan program untuk 2027.
Aulia mengatakan, dua agenda tersebut harus berjalan beriringan agar pelaksanaan program pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada penyelesaian kegiatan tahun ini, tetapi juga memiliki kesinambungan dengan target pembangunan pada tahun berikutnya.
“Kita kan punya dua PR besar di akhir tahun. Pertama, kita harus mengeksekusi sisa-sisa kegiatan di tahun 2026. Kedua, kita juga harus mempersiapkan perencanaan kegiatan di 2027,” kata Aulia di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada pejabat administrator karena mereka memiliki peran penting dalam menggerakkan pelaksanaan program di masing-masing unit kerja.
Pejabat administrator dinilai harus mampu memastikan arahan dan target organisasi agar semuanya dapat diterjemahkan menjadi pekerjaan yang terukur.
Aulia mengibaratkan pejabat administrator seperti playmaker dalam sepak bola. Peran ini menuntut kemampuan untuk mengatur permainan, membagi peran, sekaligus memastikan seluruh bagian dalam tim bergerak menuju target yang sama.
“Bagi teman-teman pejabat administrator, kalau dalam istilah sepak bola, administrator ini kayak playmaker. Dia yang membagi bola,” tuturnya.
Atas dasar itu, Aulia meminta para pejabat administrator memainkan perannya dengan baik di unit kerja masing-masing. Dengan demikian, target kerja dan kinerja pemerintah daerah pada 2026 dapat diselesaikan sesuai rencana.
Di sisi lain, persiapan program 2027 juga harus dilakukan sejak sekarang. Menurut Aulia, perencanaan yang matang diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tahun depan tetap sejalan dengan target yang telah ditetapkan Pemkab Kukar, termasuk dalam pencapaian target Kukar Idaman Terbaik.
Untuk pelaksanaan kegiatan hingga akhir 2026, Aulia menyebut Pemkab Kukar tetap mengacu pada rencana yang sebelumnya telah disusun. Terlebih, anggaran perubahan 2026 telah diselesaikan sehingga tahapan berikutnya adalah memastikan program tersebut benar-benar dilaksanakan.
“Kemarin kita sudah menyelesaikan anggaran perubahan tahun 2026. Tentunya ini harus dieksekusi, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga masyarakat Kabupaten Kukar,” tegasnya.
Dengan demikian, jajaran ASN tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan yang tersisa pada 2026, tetapi sekaligus memastikan fondasi perencanaan 2027 telah disiapkan dengan baik.
“Intinya, kita harus mempersiapkan juga perencanaan kegiatan di tahun 2027,” tutupnya.
(Ln/Adv51/Kukar)