desain sukseskan kukar idaman terbaik

Samarinda Diguyur Hujan Deras, BMKG Pastikan Kaltim Belum Masuk Musim Hujan

whatsapp image 2026 09 28 at 15.16.57
Hujan mengguyur sejumlah wilayah Kota Samarinda, Senin (28/9/2026) sore. BMKG menyebut hujan tersebut terjadi akibat kondisi cuaca yang dinamis dan belum menandai masuknya musim penghujan di Kaltim. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Sejumlah wilayah di Kota Samarinda kembali diguyur hujan pada Senin (28/9/2026) sore. Hujan yang turun di tengah periode kemarau panjang ini belum menjadi tanda musim penghujan telah tiba.

Forecaster BMKG Samarinda, Muhammad Abil Nurjani, mengatakan hujan yang terjadi dipengaruhi kondisi cuaca yang dinamis. Di kawasan Temindung, hujan terpantau dengan intensitas sedang dan disertai petir hingga sekitar pukul 15.15 WITA.

“Untuk hujan yang terjadi saat ini, itu memang karena cuaca yang dinamis,” kata Abil saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).

Meski hujan kembali turun, Abil memastikan wilayah Kalimantan Timur masih berada dalam periode musim kemarau. Hujan yang muncul saat ini merupakan hujan alami dan bukan hasil operasi modifikasi cuaca.

“Ya hujan alami, karena saat ini di Kalimantan Timur sendiri dari kami maupun BNPB itu tidak ada operasi modifikasi cuaca,” ujarnya.

Kondisi tersebut sejalan dengan pemantauan BMKG yang masih menempatkan sejumlah wilayah Kaltim dalam kondisi kekeringan meteorologis. Pada dasarian III September, Kaltim masih masuk wilayah yang mendapat peringatan dini kekeringan meteorologis.

Untuk musim hujan 2026, Abil mengatakan awal musim hujan di Kaltim diperkirakan baru mulai pada dasarian III Oktober atau sekitar akhir Oktober. Namun, waktunya dapat berbeda di masing-masing wilayah.

“Prediksi kami nanti akan kami press release, mungkin sekitar bulan Oktober. Itu prediksi awal musim hujan 2026 di wilayah Kalimantan Timur sendiri diprediksi dimulai dari Oktober dasarian tiga, di akhir Oktober,” jelasnya.

Artinya, hujan yang turun dalam beberapa hari ke depan belum serta-merta menandakan pergantian musim. Samarinda masih berpeluang mengalami hujan meski secara umum Kaltim belum memasuki musim penghujan.

Abil menyebut peluang hujan di Samarinda masih terbuka hingga awal Oktober. Hujan diperkirakan lebih berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari.

“Untuk beberapa hari ke depan itu masih ada potensi hujan di daerah sampai wilayah Samarinda. Kemungkinan masih sama, peluangnya ada di siang hari hingga sore hari,” katanya.

Potensi tersebut, lanjut Abil, masih dapat terjadi hingga 2 Oktober. Kondisi ini menunjukkan hujan dapat muncul secara sporadis di tengah periode kemarau yang masih berlangsung.

“Potensinya untuk hujan di siang hari sampai sore hari begitu, sampai tanggal 2 Oktober,” pungkas Abil. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *