desain sukseskan kukar idaman terbaik

15 Titik PJU Jembatan Mahulu Kini Kembali Menyala, Pemprov Kaltim Ganti Kabel yang Dicuri

whatsapp image 2026 09 29 at 08.49.43
Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) kini kembali terang benderang setelah Pemprov Kalimantan Timur membenahi sejumlah titik penerangan yang sebelumnya bermasalah. Dari sekitar 35 titik lampu yang diinventarisasi, sekitar 15 titik sempat membutuhkan perbaikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, Irhamsyah mengatakan perbaikan dilakukan setelah pihaknya mengecek satu per satu kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jembatan.

“Kita coba inventarisir dari 35 titik yang ada, lebih kurang 15 yang perlu perbaikan. Tiga di antaranya, enam sudah kita perbaiki. Bahkan dengan hari kemarin sudah nyala semua,” kata Irhamsyah di ruang WIEK, Diskominfo Kaltim, Senin (28/9/2026).

Persoalan penerangan bukan hanya lampu yang rusak. Pemprov juga menemukan kabel instalasi yang hilang hingga sekitar 500 meter, panel MCB yang rusak, serta lampu tenaga surya atau solar cell yang tidak lagi berfungsi.

“Kabelnya yang hilang sampai 500 meter kita ganti. Kemudian ada MCB-nya yang rusak, yang solar cell lampunya sudah kita ganti. Alhamdulillah sudah menyala semua,” ujarnya.

Penerangan Mahulu sebelumnya memang menjadi salah satu keluhan warga. Pada Juli lalu, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Loa Buah menyampaikan surat terbuka kepada Pemprov Kaltim terkait kondisi jembatan, termasuk minimnya penerangan dan belum adanya CCTV.

Saat meninjau jembatan pada 21 Juli, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud juga mengungkap sejumlah MCB dan komponen penerangan hilang. Pemerintah kemudian menjanjikan pembenahan lampu sekaligus pemasangan CCTV untuk mengawasi fasilitas jembatan.

Kini, seluruh lampu yang masuk dalam penanganan tersebut disebut sudah kembali berfungsi. Namun, rencana pemasangan CCTV belum terealisasi karena masih menyesuaikan kemampuan anggaran.

“CCTV kita programkan karena anggarannya cukup terbatas. Tapi kami konsisten berkomitmen bahwa nanti kita akan sampai pasang CCTV untuk memonitor. Takutnya ada gangguan-gangguan lagi,” jelasnya.

Selain pembenahan penerangan di bagian atas jembatan, Pemprov Kaltim juga mendapat permintaan dari PT Pelindo (Persero) untuk melakukan peninjauan bersama terhadap kondisi penerangan di bagian bawah jembatan. Surat permintaan tersebut telah direspons dan Pemprov menyatakan siap turun bersama ke lapangan.

“Pelindo ada bersurat kepada kita pemerintah untuk bisa izin bersama-sama untuk melakukan tinjauan di lapangan. Sudah kita respons sama-sama. Kita siap,” tuturnya.

Perbaikan PJU Mahulu juga masih menyisakan pekerjaan yang tak kalah penting, yakni memastikan fasilitas yang sudah dibenahi tidak kembali rusak atau hilang. Sebab, selain faktor teknis, penerangan di jembatan ini sebelumnya sempat terganggu setelah kabel dan komponen PJU digasak pencuri.

Karena itu, Pemprov Kaltim meminta warga ikut mengawasi fasilitas tersebut. Irhamsyah berharap penerangan yang telah kembali berfungsi dapat dijaga bersama karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.

“Kami berharap masyarakat setempat bisa sama-sama menjaga. Karena itu semua kan untuk keamanan pengguna jalan kita yang melintas di Jembatan Mahakam Ulu,” tegas Irhamsyah. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *